Dukung Budidaya Perikanan di Mempawah, Menteri KKP Panen Udang Vaname

(Beritadaerah – Kalimantan) Udang Vaname merupakan komoditas perikanan Indonesia yang berpotensi besar untuk dikembangkan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Budidaya udang Vaname dapat mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (9/1), Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meninjau proses budidaya dan memanen udang Vaname secara parsil di Kuala Secapah.

Menteri Edhy pada kesempatan ini ikut menebar jala untuk memanen udang bersama para pembudidaya dan lalu ia mencoba menikmati langsung udang Vaname tanpa dimasak. Ketika baru diangkat dari tambak, Menteri Edhy langsung membelah udang menjadi dua bagian dan memakan isi udang segar tersebut.

Dari para nelayan dan pembudidaya, Menteri Edhy menerima berbagai aspirasi dan masukan. Diantaranya terkait benih udang Vaname yang saat ini masih didatangkan dari Sukabumi, Jawa Barat. Ia mengatakan ke depan benih harus bisa diproduksi di Kalbar. Apalagi Kalbar memiliki potensi sangat besar dan luas wilayah 1,5 dari pulau Jawa.

“Untuk lokasi menghasilkan benih udang ini terserah di mana akan dibangun, baik Mempawah maupun lainnya kita dari KKP siap mendukung,” kata Menteri Edhy yang dikutip laman KKP, Jumat (10/1).

Terkait persoalan solar yang dialami nelayan, Menteri Edhy meminta Pemerintah Provinsi Kalbar mendata berapa kebutuhan dan sebarannya, sehingga ke depan persoalan ini tidak lagi menjadi masalah. Disamping itu juga dari KKP akan siap membantu membangun cold storage. Sebelumnya kita akan data nelayan dan potensinya, jangan sampai kosong cold storage. Listrik juga harus tersedia, ungkap Menteri Edhy.

Lebih lanjut Menteri Edhy mengatakan program pengembangan industri perikanan harus terkoordinasi dengan baik mulai pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Ia juga mengatakan produktivitas budidaya yang ada saat ini harus ditingkatkan lagi dengan teknologi. Pengembangan budidaya perikanan darat dan nelayan tangkap tentu kita maksimalkan. Melalui APBN sebagai stimulus juga harus didukung serta sinergis dengan berbagai pihak.

Udang merupakan ekspor komoditas utama hasil perikanan Indonesia. Dilihat dari pasarnya, terdapat 5 negara yang menjadi tujuan utama ekspor udang Indonesia, yaitu Amerika Serikat, Jepang, Uni Eropa, ASEAN, dan RRT. Amerika Serikat menjadi peringkat pertama yang menyerap ekspor udang Indonesia.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).