(Beritadaerah – Jakarta) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung industri esports atau olahraga elektronik untuk dikembangkan, lantaran memiliki potensi yang luar biasa untuk mendatangkan devisa ke Indonesia di era digital saat ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menerima audiensi bersama Ketua Indonesia E-Sports Premiere League (IESPL) Giring Ganesha di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada hari Selasa (7/1).

Dalam pertemuan ini Menparekraf Wishnutama menyebut kegiatan olahraga elektronik atau esports membuka peluang bagi semakin berkembangnya wisata olahraga di Indonesia. Ditambahkan oleh Menparekraf bahwa potensi esports ini bisa dikembangkan dari sisi industri kreatif selain juga potensial menarik wisatawan bila penyelenggaraanya dikemas dengan baik.

“Esports ini kesempatan yang bagus sekali bagi Indonesia terutama buat generasi muda, saya sudah meyakini ini akan menjadi potensi yang luar biasa untuk Indonesia, apalagi dalam waktu dekat akan ada final Piala Presiden Esports. Jadi potensinya luar biasa, selain untuk membangun ‘local games’ yang memiliki potensi serta untuk mendatangkan wisatawan wisata olahraga,” kata Menparekraf dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu (8/1).

Wishnutama juga menjelaskan secara umum perkembangan esports di Tanah Air sangat menjanjikan buktinya akan bergulir Piala Presiden Esports (PPE) 2020 dalam waktu dekat. Bahkan presiden Jokowi sejak awal sangat mendukung event ini untuk dikembangkan sekaligus agar dikaitkan dengan wisata olahraga (sport tourism).

Selain itu, Wishnutama menilai, event esports ini bisa dijadikan Calender of Event pariwisata nasional apabila memenuhi beberapa syarat yang telah ditetapkan. Acara ini juga diharapkan bisa menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia sebagaimana penyelenggaran Asian Games 2018.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Indonesia E-Sports Premiere League (IESPL) Giring Ganesha menjelaskan, event ini bertaraf internasional dimana pesertanya berasal dari negara-negara di ASEAN.

Giring menambahkan pada tahun ini menjaring lebih banyak peserta yakni 157 ribu, sedangkan pada tahun 2019 peserta yang terdaftar hanya sekitar 15 ribu pemain. Pertandingan ini diikuti oleh negara-negara ASEAN seperti Kamboja, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Nantinya event ini akan menjadi tolak ukur bagi Indonesia sebagai tuan rumah event berskala internasional dan pembuktian ke ASEAN, kalau Indoneisa sudah siap jadi mercusuar esports di kawasan Asia Tenggara, ungkap Giring.

Piala Presiden Esports 2020 adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mengembangkan industri kreatif di Indonesia sekaligus mendukung pengembangan esports di Indonesia. Final event ini nantinya bakal digelar pada 1-2 Februari 2020 di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts