Bendung Kamijoro, di Kabupaten Kulon Progo, DIY, diresmikan oleh Presiden Jokowi Selasa (31 Des). (Foto: Humas Setkab)

Presiden Jokowi Resmikan Bendung Kamijoro – Kulon Progo, Petani Lebih Sejahtera

(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa syukurnya pada peresmian Bendung Kamijoro (Selasa, 31/12) siang, bahwa bendungan yang dibangun sejak tahun 2016 hingga tahun 2018, kini sudah selesai dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bendung Kamijoro terletak di aliran Sungai Progo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Bendung Kamijoro diharapkan bisa berfungsi sebagai irigasi untuk mengairi lahan seluas kurang lebih 2.374 hektare. Selain itu, Bendung Kamijoro juga akan menjadi sumber air baku bagi masyarakat sekitar sekaligus sebagai obyek wisata.

“Bendung Kamijoro yang dibangun di aliran Sungai Progo sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan, karena memberikan ketersediaan air secara berkesinambungan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat, memberi manfaat irigasi seluas 2370 hektare lahan pertanian, dan meningkatkan intensitas tanam dari 205% menjadi 270%,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian Bendung Kamijoro tersebut.

Presiden menambahkan, Bendung Kamijoro sangat bermanfaat untuk menjamin ketersediaan air baku, baik untuk Bandara Internasional Yogyakarta, juga untuk masyarakat Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan juga nantinya untuk Kota Yogyakarta.

“Saya tadi memperhatikan, sepintas Bendung Kamijoro ini sangat indah, ada taman bermain, ada plasa terbuka, dan saya tahu ini sudah jadi tempat tujuan wisata,” ucap Presiden. Selain itu, lanjut Presiden, ada jembatan yang bagus, yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. “Ini juga bisa irit waktu, bisa lebih cepat karena memotong jarak kurang lebih lima kilo meter,” ujarnya.

Karena itu, Presiden Jokowi berharap masyarakat dapat memanfaatkan Bendung Kamijoro ini sebaik-baiknya. “Petani bisa lebih sejahtera. Usaha kecil juga bisa tumbuh di kanan kiri bendung ini. Dan kita harapkan, pendapatan masyarakat meningkat karena banyak wisatawan yang datang ke sini,” tutur Presiden seraya mengutip informasi yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, bahwa pendapatan dari pungutan parkir pada hari libur atau Minggu bisa sampai Rp17-20 juta sehari.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Bupati Kulon Progo Sutedjo, dan Bupati Bantul Suharsono.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.