(Beritadaerah – Nasional) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara katakan bahwa mikro dan kecil ini adalah jenis usaha yang punya beberapa karakteristik. Makin mikro, makin informal juga tantangannya. Selain akses pendanaan yang mungkin fintech ini berusaha diterobos, tapi juga ada aspek lain dari informality itu yang kemudian dia nggak pernah punya dudukan yang tegas untuk berhubungan dengan birokrasi, regulator, dan, dengan banyak pihak (perbankan/pemerintah daerah).

Wamenkeu menambahkan juga bahwa salah satu cara mengubah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) jadi lebih kompetitif yaitu dengan dukungan kebijakan omnibus law penciptaan lapangan kerja, dan penyederhanaan perizinan. Sehingga kalau suatu usaha mikro atau kecil itu registrasi dapat sekaligus memiliki ijin UMKM antara lain seperti izin usaha, izin edar, industri rumah tangga.

Selain itu akses pendanaan untuk UMKM yang biasanya diyakini bahwa usaha mikro dan kecil ini kemampuannya, ketangguhannya itu tinggi tetapi karena informal, aksesnya menjadi terhambat. Padahal kemampuannya dalam banyak hal usaha mikro dan kecil itu keuntungannya (profitability) bisa di atas perusahaan besar.

Saat ini hanya 6,3 persen dari total UMKM yang ada di Indonesia yang mampu terlibat dalam rantai perdagangan di wilayah Asia Tenggara. Selain itu kontribusi ekspor Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) masih relatif rendah (sekitar 14-16% terhadap PDB). Hal tersebut disebabkan oleh rendahnya daya saing produk UMKM atau kurangnya akses peluang untuk memasarkan produk di pasar ekspor.

Wamenkeu sendiri senang mendengar berbagai macam inisiatif kreativitas bagaimana memberikan akses yang lebih baik kepada usaha mikro dan kecil pada acara bertema Digital Financing Innovations for SME ILUNI FEB UI yang diselenggarakan oleh Direktorat UMKM & Entrepreneurship ILUNI FEB UI ini. Namun, dia tegaskan agar tetap memperhatikan Non Performing Loan (NPL).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.