Kepala BKPM Menerima Kunjungan Pendiri Blockchain Global Sam Lee di Jakarta

(Beritadaerah – Jakarta) Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerima kunjungan dari Pendiri Blockchain Global, Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Sam Lee di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu petang, (11/12). Kedatangan dari Pendiri Blockchain global menjadi tanda tanya, ada apa ? Hal tersebut diutarakan Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal di Jakarta.

“Betul, Sam Lee datang bersama Bapak Dubes Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun, kemarin,” ujar Rizal dalam keterangan resminya kepada Beritadaerah.co.id, Kamis (12/12).

Dijelaskan oleh Rizal, selain bersama Dubes, Sam Lee juga datang bersama para investor dan pengusaha asal Negara Tirai Bambu. Sam dibawa oleh Bapak Dubes Indonesia untuk RRT untuk diskusi dengan Kepala BKPM.

Kepala BKPM Bahlil juga sampaikan Pemerintah selalu terbuka kepada teknologi apa saja yang sifatnya konstruktif bagi percepatan pengembangan ekonomi dan investasi, ujar Rizal.

Rizal mengatakan, Kepala BKPM tak terkejut bila teknologi Blockchain membidik pasar Indonesia. Sebab, selain pasar digital Indonesia yang besar, juga Indonesia merupakan salah satu negara demokratis terbesar dunia. Menurut Pendiri Blockchain Global Sam Lee ada environment politik dan ekonomi yang ideal di Indonesia. Hanya saja Kepala BKPM minta agar Sam Lee mengajukan poin-poin apa saja yang BKPM dapat lakukan asistensi, dengan catatan itu tadi, dapat mendorong percepatan investasi di Indonesia dan bermanfaat untuk negara, ungkap Rizal.

Sebelum berkunjung ke BKPM, Sam Lee menjadi pembicara utama diskusi mengenai teknologi masa depan acara Let’s Talk Blockchain di Jakarta, Rabu (11/12). Dalam acara tersebut Sam Lee, yang merupakan CEO dan Founder Blockchain Global Shanghai manyampaikan Blockchain adalah sistem basis data terdistribusi yang memiliki langkah-langkah keamanan tertentu yang membuatnya tidak bisa diretas.

Diskusi ini diadakan sebab masih minim senior manajemen yang mengetahui Blockchain dan manfaatnya bagi masa depan dunia usaha. Selain itu, diskusi ini menghadirkan pembicara lainnya Mahendra Siregar selaku Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar Indonesia untuk RRT, Firmansyah Lubis selaku Direktur Telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Rhein Mahatma selaku Director of Education Vexanium Local Blockchain Platform Indonesia.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).