Ilustrasi: Tumpukan Beras di Gudang Bulog (Foto: Bulog)

Bulog: Perlu Perbaikan Sistim Disposal Stock Beras

(Beritadaerah – Nasional) Rencana Perum Bulog untuk melakukan disposal stock (membuang stok) 20.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP) yang disimpan lebih dari empat bulan senilai Rp160 miliar, menuai pro-kontra. Sementara Bulog juga minta kementerian keuangan untuk membayar ganti rugi terhadap 20 ribu ton beras itu.

Pakar pertanian IPB, Prof Dwi Andreas mengatakan rencana Bulog hal itu menunjukkan tata kelola first in first out (FIFO) di sana tidak berjalan dengan baik.

“Memang benar dalam komoditas pertanian pembuangan tidak terhindarkan, karena beras mudah rusak. Dengan stok Bulog 2 juta ton lebih, jumlah 20 ribu ton rusak mungkin saja terjadi. Namun sebenarnya masih bisa ditekan jumlahnya,” kata Dwi di Jakarta, Senin (2/12).

Manajemen FIFO dan pengaturan suhu dan lingkungan gudang, serta pengemasan beras perlu diperbaiki. Dwi Andreas mengatakan, Bulog memang dituntut professional dalam mengelola beras sebagai bahan pokok.

Rencana pemusnahan beras yang sudah setahun di gudang bulog mendapat reaksi dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Ketua Umum APPSI Ferry Juliantono menyayangkam ini dilakukan. “Hibahkan saja beras ke APPSI nanti kami yang akan mengolah dan mendistribusikannya karena masih banyak yang butuh daripada dimusnahkan dan perlu anggaran negara yang besar” ujarnya.

Disarankan sistem inventory di Bulog seharusnya bisa memberikan alert manakala stok beras di gudang ada yang sampai setahun. Bulog sebaiknya sekarang menyimpan gabah kering hiking di gudang yang lebih tahan lama. Rencana pemusnahan beras ini menunjukkan kegagalan dalam mengelola manajemen. Bahkan, Bulog dapat dinilai melakukan kejahatan terhadap negara.

Untuk diketahui, Sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah, maka beras tersebut harus dimusnahkan. Karena beras yang terancam dimusnahkan adalah CBP, maka Bulog meminta ganti rugi pemerintah, dalam hal ini Menteri Keuangan.

Namun, berdasar peraturan Menteri Pertanian juga, beras ini harusnya dijual di bawah harga eceran tertinggi atau HET, atau diolah kembali untuk memperbaiki mutu beras.

Sedang menurut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 88 Tahun 2018, dana untuk pengadaan Cadangan Beras Pemerintah 2019 sebesar Rp2,5 triliun. Anggaran tersebut mensyaratkan, Bulog harus menyalurkan beras kepada masyarakat. Sebaliknya, pengadaan CBP oleh Bulog dilakukan menggunakan kredit perbankan terlebih dahulu.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengungkapkan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menunggu kepastian penggantian anggaran 20 ribu ton stok CBP yang akan disposal stock.

“Ini yang jadi masalah. Permentan sudah ada tapi di Kemenkeu belum ada anggaran. Ini kami sudah usulkan. Kami sudah jalankan sesuai Permentan tapi untuk eksekusi disposal anggarannya tidak ada. Kalau kami musnahkan bagaimana penggantiannya?” kata Tri Wahyudi.

Dia mengatakan, rerata harga pembelian stok CBP yang tak lain adalah beras berjenis medium berada di kisaran Rp 8.000 per kilogram (kg). Sehingga jika dikalkulasi nilai beras yang akan disingkirkan lewat disposal stock tersebut setara dengan Rp 160 miliar.

Menanggapi rencana disposal stok 20.000 ton CBP oleh Perum Bulog, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pihaknya akan melihat lebih jelas mengenai kebutuhan anggaran disposal tersebut. “Nanti kita lihat kalau sudah dirapatkan di Kemenko (Perekonomian) ya. Nanti saya lihat,” kaya Sri Mulyani.

Herwantoro/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

4 comments

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Sport165 titik co sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Sport165 titik co paling best ya guys…

  2. Penting sekali memiliki sistem yang benar2 komprehensif untuk menangani produk skala nasional seperti beras di Bulog ini.

  3. Yang diperlukan sekarang adalah konunikasi, koordinasi sehingga dapat meminimalis kerugian nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.