Labuan Bajo (Foto: Rudy Ang /Beritadaerah)

Menparekfraf Genjot Persiapan Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Prioritas

(Beritadaerah – Pariwisata) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyiapkan pengembangan kawasan pariwisata di Labuan Bajo selaras dengan pengembangan ekonomi kreatif, agar memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

Wishnutama saat bertemu perwakilan komunitas kreatif Labuan Bajo di Kampung Ujung, Manggarai Barat, Sabtu (30/11) mendorong agar para pelaku kreatif tidak hanya memberikan aspirasi, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif Labuan Bajo. Perwakilan komunitas kreatif di Labuan Bajo diantaranya adalah pelaku-pelaku kreatif yang berkecimpung di industri kopi, lukisan, fotografi, musik dan lain sebagainya.

“Kedepannya, usaha pengembangan di kawasan destinasi wisata harus melibatkan pelaku kreatif daerah setempat. Sehingga generasi muda di wilayah destinasi dapat memanfaatkan kreativitas mereka untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitarnya,” kata Wishnutama di sela-sela kunjungannya ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Ini sesuai dengan arahan dan pesan Presiden Joko Widodo bahwa ekonomi kreatif harus memberikan manfaat terhadap masyarakat di daerah dan tidak melulu di kota-kota besar. Bahwa tidak hanya sekadar menjadi destinasi wisata baru, tapi juga menjadi ruang ekosistem untuk tumbuh, hidup dan berkembangnya industri kreatif.

Menparekraf bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo dan didampingi, Dirut Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo, Wakil Bupati Manggarai Barat, Dirut ASDP Indonesia, juga mengunjung berbagai amenitas di Labuan Bajo, untuk memastikan kesiapan pengembangan arean ini untuk memperluas dampak ekonomi pariwisata.

Rencananya Batu Cermin akan menjadi pusat belanja kreatif Kampung Festival Labuan Bajo, dengan segala pelengkapnya mulai dari area parkir, taman bermain anak, panggung terbuka, hingga pusat kuliner.

Sedangkan untuk Puncak Waringin, akan dijadikan rest area bagi wisatawan dan view point Labuan Bajo dari ketinggian. Rest Area Puncak Waringin dibangun dengan gaya Arsitektur Nusantara. Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada Desember 2019 dan tahap kedua pada Desember 2020.

“Kemenparekraf akan mengisi rest area ini dengan produk-produk industri kreatif masyarakat setempat. Kami akan berharap rest area lokasi ini menjadi showcase Ekonomi Kreatif di Labuan Bajo,” kata Wishnutama.

Rombongan Kemenparekraf juga mengunjungi Marina Komodo Labuan Bajo dan meninjau Inaya Bay Hotel yang merupakan hotel bintang 5 di kawasan pelabuhan dengan kapasitas 147 kamar yang dilengkapi beberapa fasilitas, seperti sunset deck, rooftop bar, dan kolam renang.

Menparekraf dan rombongan juga meninjau fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo yang telah memiliki fasilitas medis berstandar Internasional untuk mendukung kegiatan pariwisata di Labuan Bajo.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.