Ilustrasi Palapa Ring (Foto: Kemkominfo)

Sorong, Palapa Ring Dukung Peningkatan Layanan Masyarakat

(Beritadaerah – Papua Barat) Penyelesaian Proyek Palapa Ring Timur menandakan penyelesaian Proyek Palapa Ring secara keseluruhan, menyusul Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Tengah. Jarak dan waktu bukan lagi menjadi kendala dalam pengiriman informasi, saat ini bisa dilakukan dengan cepat.

Kehadiran Palapa Ring (Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah dan Palapa Ring Timur) sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, baik itu pelaku industri, pemerintahan, layanan publik, pendidikan maupun layanan kesehatan.

Untuk Proyek Palapa Ring paket Timur yang dibuat menggunakan kabel serat optik sepanjang 6.878 kilometer, sudah beroperasi dan akan menjangkau sejumlah kabupaten/kota yang melalui 4 provinsi, yaitu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua, dan Papua Barat, terdiri dari 35 kabupaten/kota layanan dan 16 kabupaten/kota interkoneksi.

Pelaksana Jabatan (Pj.) Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Sorong Rahman mengatakan kehadiran Palapa Ring akan mengoptimalkan pelayanan publik di kota Sorong.

“Kami memang di Indonesia Timur sangat terbantu dengan adanya Palapa Ring. Selama ini kita menggunakan jaringan internet ini kan hanya dari Telkom. Sebelum adanya fiber optik ini kita memang kewalahan dalam mendapatkan akses internet, apalagi Sorong punya program Kota Cerdas yang menuntut penggunaan teknologi dalam mengoptimalkan program ini,” kata Rahman saat ditemui, Rabu (27/11).

Rahman menjelaskan, berdasarkan MoU dengan KPK, berkaitan dengan pencegahan korupsi itu, salah satunya adalah pelayanan public dituntut untuk cepat, mudah, dan murah.

“Satu-satu caranya ya memang kita harus memanfaatkan teknologi, memang waktu awal melakukan ini semua kita kesulitan, dengan adanya Palapa Ring ini, kami sangat berharap pelayan publik pemerintah bisa optimal,” katanya.

Kota Sorong saat ini memiliki Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dengan adanya PTSP tentunya mempunyai beberapa aplikasi yang bernama SIRINDANG, yang sangat membutuhkan internet. Demikian juga untuk keuangan daerah ada aplikasi e-Budgeting untuk, e-Planing di Bappeda, semua akan semakin optimal saat jaringan Palapa Ring menjadi pendukung layanan publik tersebut.

“Di Puskesmas juga sudah ada, jadi mereka kalau mau berobat tidak perlu daftar langsung ke Puskesmas, cukup daftar lewat handphone, mereka tunggu di rumah saja, nanti jika sudah mendapatkan jadwalnya mereka tinggal datang sesuai dengan jam yang ditentukan, jadi mereka bisa booking dulu untuk berobat lewat handphone, tidak perlu antri lama-lama di Puskesmas,” ujarnya.

Masyarakat juga makin terbantu dalam penggunaan internet, makin memudahkan komunikasi termasuk dalam penggunaan medsos, namun harus bijaksana memanfaatkannya.

“Jadi pintar-pintarlah menggunakan medsos, gunakan medsos dengan penuh tanggung jawab, artinya hindarilah hoax, menghasut apalagi berbau sara, gunakanlah internet secara positif misalnya menggunakan internaet untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkas Rahman.

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.