Indonesia Kaya Tanaman Herbal, Kemenperin Tekan Impor Bahan Baku Kosmetik

(Beritadaerah – Jakarta) Indonesia memiliki pasar yang besar khususnya bagi pemasaran industri kosmestik dalam negeri maupun luar negeri. Produk kosmetik luar negeri masih mendominasi di sejumlah tempat pembelanjaan. Untuk itu Kementerian Perindustrian terus memacu pengembangan industri komestik di dalam negeri agar bisa lebih berdaya saing di nasional maupun kancah global. Disamping itu juga Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam seperti tanaman herbal yang sudah banyak digunakan untuk produk kesehatan dan kosmetik.

“Hal tersebut merupakan suatu kekuatan yang harus dioptimalkan agar produk kosmetik dalam negeri dapat mendominasi pasar dalam negeri,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih yang dikutip laman Kemenperin, Jumat (15/11).

Kemenperin pun memberikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan Cosmetic Day yang bertujuan untuk mempromosikan produk kosmetik yang dihasilkan oleh industri nasional. Kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya ini akan berkolaborasi dengan semua stakeholder, sehingga bisa menjadi semakin bermanfaat bagi pengembangan industri kosmetik lokal yang berdaya saing di pasar domestik maupun ekspor.

Sementara itu Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka Kemenperin E. Ratna Utarianingrum mengungkapkan akan memfasilitasi cara pembuatan kosmetik yang baik (CKPB) dan pengurusan izin edar sebagai persyaratan untuk mengantongi sertifikat halal dari BPJPH bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) kosmetik. Diharapkan para pelaku IKM dapat meningkatkan daya saing lokal dan mendorong ekspor produk kosmetik IKM ke luar negeri.

Skala industri kosmetik di Indonesia saat ini didominasi hingga 95 persen dari IKM, sedangkan sisanya merupakan industri besar. Dari industri skala menengah dan besar ini, beberapa sudah mampu mengekspor produknya ke luar negeri seperti ke kawasan ASEAN, Afrika, dan Timur Tengah.

Kemenperin mencatat, ekspor produk kosmetik Indonesia pada 2017 tumbuh sebesar 29,8% dan mencapai angka US$ 522 juta. Di tahun 2018, ekspornya menjadi US$ 677 juta. Saat ini, jumlah perusahaan industri kosmetik di Tanah Air mencapai lebih dari 760 perusahaan.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu