Presiden Jokowi Hari ini Rabu (13/11/2019) Membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat. (Foto: Daniel / VMN)

Jokowi: Pentingnya Menjaga Harmonisasi Daerah

(Beritadaerah-Nasional) Hari ini Rabu (13/11/2019) Diadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat. Presiden dalam pembukaannya menyampaikan agar semuanya bisa sambung dari pusat hingga daerah, mengelola negara sebesar negara kita Indonesia tidaklah mudah berbeda dengan negara-negara yang lain. Jumlah penduduknya saja sekarang sudah 267 juta, jumlah pulaunya 17.000 pulau, beragamnya budaya, suku, agama, juga semakin kompleksnya kita mengelola negara sebesar Indonesia. Kita tantangan dunia ini meskipun sudah berkali-berkali disampaikan Jokowi mengingatkan kembali seperti pertumbuhan ekonomi yang melambat, yang berdampak ke semua negara, artinya ada tantangan eksternal yang dihadapai, dan tahun depan kemungkinan akan lebih sulit. Karena kemungkinan dunia akan menuju pada resesi. Jokowi mengatakan negara-negara yang bertumbuhan hingga 7 percent sekarang menjadi minus, yang dulu 9 sampai 10 persen sekarang turun menjadi 6 persen, yang dahulu 4 persen turun menjadi 0,5 persen. Presiden menyampaikan supaya bersyukur karena pertumbuhan Indonesia masih diatas 5 persen.

Sekarang ini sesudah canggihnya komunikasi sangat mudah terjadinya perilaku manusia, oleh sebab itu agar hati-hati dalam menangai peristiwa sekecil apapun. Jokowi meminta kepada TNI,Polri melihat peristiwa sekecil apapun jangan menggampangkan karena negara-negara penuh dengan ketidakpuasan. Di Hongkong sudah lima bulan lebih berdemo setiap hari, sehingga negara itu menuju ke resesi dari sebelumnya kondisi ekonomi Hongkong yang sangat bagus, karena urusan ekstradisi kasus-kasus hukum untuk bisa ditarik ke Cina daratan, yang tidak diprediksi sebelumnya. Di Chili ada kenaikan transport hanya sebesar 4 persen, terjadi gelombang demo. Presiden mengingatkan hati-hati ketidakpuasan (discontent) yang kecil saja dapat menyebabkan hal ini. Kemudian di Bolivia, karena masalah pemilu yang tidak ditangani dengan preventif yang baik, akhirnya presiden Evo Morales mundur, dan contoh-contoh discontent yang lain di negara-negara dunia. Presiden mengingatkan hati-hati menangani hal yang kecil, kalau tidak akan melebar ke mana-mana.

Presiden menyatakan: “Penting Sekali hubungan yang harmonis antara anggota Formida, penting sekali, penting sekali! Komunikasi Gubernur dengan Kapolda, Gubernur dengan Pangdam, Gubernur dengan Kejaksaan, Gubernur dengan Kepala Pengadilan, penting sekali untuk menjalin, ada masalah dibicarakan.” Menurut Presiden hubungan yang baik akan mempengaruhi tensi daerah, kalau ada satu saja yang tidak rukun akan menjadi masalah dalam mengatasi masalah-masalah di daerah. Juga hubungan walikota, bupati, hubungannya juga harus baik dengan Dandim, Danrem, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan di kabupaten kota penting disatukan.

Jokowi memohon “ dan saya titip kalau ada permasalahan hukum dan itu sudah kelihatan di awal-awal, preventif dulu, diingatkan dulu, jangan ditunggu, kemudian peristiwa terjadi baru di… setuju semuanya?” Sontak peserta menjawab “Setuju…”