(Beritadaerah – Nasional) Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda Tahun 2019 berlangsung hari ini, Rabu 13-Nov-2019 di Sentul International Convention Center – Bogor. Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju ini membuka bebarapa panel diskusi usai acara pembukaan resmi oleh Presiden.

Panel diskusi dilakukan lebih bersifat top-down, mengingat tujuan rakornas ini adalah untuk menyamakan visi dari Pusat sampai ke seluruh pemimpin daerah.

Pada sesi panel Sinergi Penegakan Hukum dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi, salah satunya menampilkan Jaksa Agung – ST Burhadudin.

Beberapa strategi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang dilakukan dari Kejagung antara lain:  Mewujudkan penegakan hukum dengan titik berat upaya pencegahan, bukan hanya penanganan, dalam rangka menciptakan suatu wilayah bebas korupsi.

Burhanuddin juga menegaskan kini pengukuran performance untuk Kejaksaan bukan banyaknya perkara ditangani atau diselesaikan tapi bagaiman korupsi bisa dicegah bahkan bebas.

Setiap wilayah akan diminta memuat peta wilayah bebas korupsi, dimana kondisi itu akan terus dimaintain, dan jika di ona tersebut terjadi korupsi akan mendapat perhatian khusus.

Kedepannya akan dilakukan penegakan hukum guna mendukung investasi pusat dan daerah. Kajari dan Kajati agar menggunakan kewenangan legal audit terhadap setiap Perda yang menghambat investasi. Juga akan ditingkatkan dukungan keamanan terhadap asset daerah milik pemerintah,  supaya jangan ada yang pindah tangan tanpa tercatat.

Di era kemajuan teknologi setiap daerah diharapkan mengoptimalkan penggunaan teknologi supaya meningkatkan efisiensi proses pencegahan maupun penyelesaian perkara.

Jaksa Agung juga menyampaikan rencana untuk menciptakan mekanisme pengawasan yang ketat untuk menjaga zona integritas menuju Wilayah Bebas korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBM).

Demi meningkatkan layanan kepada masyarakat agar tidak takut terhadap masalah hukum, kejaksaan akan mendekat dengan masyarakat dan meningkatkan Complain Handling Management.

Pentingnya Inovasi ditekankan juga oleh Burhanuddin, agar diterapkan di tiap satuan kerja, namun harus bisa diaplikasikan secara nasional tanpa melanggar aturan.

Pada akhir panel diskusi, Jaksa Agung berpesan kepada seluruh peserta Rakornas dengan ungkapan sederhana namus tegas: “Menyapu bersih dengan sapu yang bersih”, yang disambut dengan tepukan para peserta.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.