Menparekraf Wishnutama dan Wamen Parekraf Angela Tanoesoedibjo (Foto : Kominfo)

Kolaborasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Targetkan Devisa Nomor Satu

(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) bertekad mewujudkan tiga target dari kolaborasi dua sektor yakni pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabadan Parekraf) Wishnutama Kusubandio, dalam keterangan resmi nya menjelaskan tiga target yang dimaksud yakni pariwisata sebagai penghasil devisa nomor satu di tanah air, produk ekonomi kreatif Indonesia menjadi terbaik di kawasan ASEAN, dan menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sumber kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat secara berkelanjutan atau sustainable source welfare,” kata Wishnutama.

Menparekraf Wishnutama dan Wakil Menteri (Wamen) Parekraf/Waka Badan Parekraf Angela Tanoesoedibjo didampingi para pejabat eselon satu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan para deputi Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) pada kesempatan itu menjelaskan, menyatunya kembali pariwisata dan ekonomi kreatif dalam satu kementerian (Kemenparekraf) atau badan (Baparekraf) menjadi kekuatan tersendiri karena kedua bidang tersebut sangat saling mendukung.

“Ke depan pariwisata akan jauh lebih maju manakala didukung bidang kreatif atau sebaliknya,” kata Wishnutama. Ia memberikan contoh Kota Ambon, Maluku, yang ditetapkan sebagai Kota Musik akan sangat maju apabila didukung dengan infrastruktur, ekosistem pariwisata di antaranya dengan menciptakan event-event yang kreatif sehingga mendatangkan banyak wisatawan ke Ambon.

Event pariwisata dan ekonomi kreatif, keduanya saling mendukung sehingga ke depan di antara banyak event pariwisata yang ada di tanah air akan dipilih, kemudian dipoles dengan kreativitas sehingga menjadi event spektakuler yang akan mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Sesuai arahan Presiden Jokowi, kreativitas dalam mengembangkan pariwisata akan difokuskan pada 10 destinasi prioritas, termasuk di dalamnya 5 destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Mandalika dan Likupang. Tahun 2020 , 5 destinasi super prioritas ini diharapkan akan menjadi daya tarik baru sekaligus kebanggaan Indonesia.

Wishnutama menambahkan, sinergitas pariwisata dan ekonomi kreatif juga diwujudkan dalam mengembangkan restoran Indonesia di luar negeri. “Restoran Indonesia di luar negeri tidak sekadar menjual makanan saja, namun menjadikan ‘jendela’ untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Indonesia,” kata Wishnutama.

Senada dalam hal ini Wamenparekraf/Waka Badan Parekraf Angela Tanoesoedibjo menyatakan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia bisa ditempuh dengan memperbanyak restoran Indonesia di mancanegara.

“Kami bisa menerapkannya terlebih dahulu di negara-negara Asia Pasifik seperti Singapura, China, dan Australia,” kata Angela. Restoran Indonesia banyak tersebar di berbagai negara di dunia yang sebagian besar dikelola oleh kaum milenial baik sebagai warga negara Indonesia maupun para diaspora Indonesia di mancanegara.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.