(Beritadaerah – Nasional) Kemenpan memiliki Menteri Pertanian baru di Kabinet Indonesia Maju. Usai dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, 23 Oktober 2019, Syahrul Yasin Limpo langsung berkantor di Kementan.

Pada sambutan usai sertijab, Mentan Syahrul menyampaikan bahwa dalam 100 hari kerja mentargetkan akan memetakan data pertanian.  “Jadi selama 1-3 bulan kedepan, saya akan menyelesaikan dahulu masalah pendataan. Dengan adanya data yang jelas, dapat diketahui gambaran pertanian setiap daerah. Data ini menjadi milik Kementerian Pertanian yang harus disepakati oleh semuanya. Tidak boleh kementerian lain punya data pertanian,” tuturnya saat jumpa pers di kantor Kementan Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Syahrul menilai, data menjadi penting karena menyangkut kondisi pertanian saat ini. Apalagi ketahanan suatu negara ini ditentukan ketahanan pangan. Jika ketahanan pangan baik, maka negara tersebut keamanannya terjamin.

Karena itu, Syahrul minta agar semua pihak bekerja secara fokus dan maksimal. “Keberhasilan ini datangnya bukan dari saya sebagai Menteri Pertanian, melainkan datang dari bawah lalu berakumulasi ke atas. Makanya kita harus bekerjasama untuk menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia,” katanya.

Syahrul menceritakan karirnya di pemerintahan. Dimulai saat menjabat menjadi lurah, kelurahannya mendapatkan predikat kelurahan terbaik se-Sulawesi Selatan. Keberhasilan menjadi lurah membawanya diangkat menjadi camat. Bahkan ia mendapat penghargaan sebagai camat teladan se-Indonesia.

Setelah menjadi camat, karir Syahrul berlanjut. Ia terpilih menjadi Bupati Gowa selama 2 periode (1994-2002), dan menanjak lagi karirnya menjadi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mendampingi Amin Syam.

Selanjutnya sejak 8 April 2008 hingga 8 April 2018 menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan, yang sempat mendapatkan Bintang Maha Putera Utama bidang Pertanian karena dinilai mampu memenuhi pangan untuk 17 provinsi.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.