GIDI Mendukung Pemerintah Dalam Program Peningkatan Kunjungan Wisman

(Beritadaerah – Jakarta) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) diharapkan dapat melakukan koordinasi dengan para industri pariwisata di daerah untuk sama-sama berperan dalam proses pengembangan ekosistem pariwisata di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka Rakernas GIPI II Tahun 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (17/10).

Menpar Arief juga menyatakan bahwa GIPI berfungsi sebagai mitra kerja pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta wadah komunikasi dan konsultasi para anggotanya dalam penyelenggaraan dan pembangunan kepariwisataan.

“Sebaiknya, industri dikoordinasikan oleh GIPI, karena GIPI sangat mudah untuk lintas kementerian dan lintas sektor. Namun tantangan terbesarnya adalah environmental sustainable development, karena GIPI lebih cair sehingga bisa tidak membuat antar kementerian berhadap-hadapan,” kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima oleh Beritadaerah.co.id, Kamis (17/10).

Menpar mendorong semua anggota GIPI untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia, dengan menggunakan kriteria yang berlaku di dunia seperti TTCI (Travel and Tourism Competitiveness Index) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF).

Dijelaskan oleh Menpar bahwa posisi indeks daya saing pariwisata Indonesia beranjak naik. Kenaikan itu menurut rangking lembaga dunia yakni World Economic Forum (WEF) dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2019. Posisi pariwisata Indonesia saat ini berada di peringkat 40 dari 140 negara yang dikalibrasi dengan global standar.

Seperti diketahui, Singapura yang dinilai paling maju di kawasan ASEAN, turun 5 peringkat, dari peringkat 12 ke 17 dunia. Malaysia, yang dikenal sebagai ‘musuh bebuyutan’ Indonesia, juga turun 3 peringkat, dari peringkat 26 ke 29. Thailand naik 3 tingkat, dari peringkat 34 ke 31. Sedangkan Vietnam naik 4 peringkat, dari peringkat 67 ke 63.

Sementara itu Ketua GIPI Didien Junaedy menegaskan, GIPI sebagai mitra pemerintah siap mendukung program dalam meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia pada tahun mendatang.

Tujuan Rakernas II GIPI Tahun 2019 antara lain untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program kerja GIPI dan kinerja kepengurusan serta menyusun program kerja untuk tahun berikutnya, dan melaporkan posisi keuangan GIPI. Selain itu untuk menampung pendapat dan usulan serta masukan dari anggota GIPI maupun DPD–DPD dan memperjelas koordinasi industri dengan Kementerian Pariwisata serta Kementerian/Lembaga terkait lainnya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu