Presiden Jokowi : Dunia Sudah Berubah dari Era Analog ke Era Digital

(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo dalam peresmian Palapa Ring (Senin, 14 Oktober 2019) menyampaikan bahwa dunia sudah berubah dari era analog ke era digital. Teknologi digital telah menerobos batasan waktu dan jarak, dan semua bisa dilakukan dengan cepat. Teknologi digital sangat memudahkan pekerjaan kita. Melalui smart home, smart office, smart data, maka semua sedang mengumpulkan data. Teknologi ini memiliki beragam manfaat, baik untuk riset maupun perilaku manusia bisa diketahui. Perilaku satu kota, satu provinsi bisa diketahui.

Bahkan “real time.” Bisa dilakukan riset pasar, riset untuk mengetahui perilaku orang Papua, orang Maluku, orang Jawa, masing-masing kesukaannya apa. Riset konsumen juga bisa terbaca dari sini. Jadi tahu apa yang mau dijual, semua menjadi sangat akurat. Tapi hati-hati jangan sampai data konsumen diketahui negara lain. Pemerintah pun bisa memanfaatkan sebaiknya untuk menelaah kebijakan yang akan dikeluarkan, juga untuk mengetahui resiko-resikonya.

Peresmian Palapa Ring oleh Presiden Jokowi (Beritadaerah/Maruli Sinambela)

 

 

Konektivitas Bangsa

Jokowi mengakui bahwa pembangunan terberat memang di Indonesia Timur, karena medannya sangat berat dan tidak semua menggunakan fibre optic,  baik di laut atau darat. Banyak yang memakai antena besar.  Ada wilayah yg konektivitasnya kencang, lemah atau bahkan blank, sambungan suara terputus-putus.   Jangankan mengirim video atau gambar, mengirim teks saja lambat, itupun harus di bawah tower BTS. Karena itu pemerintah berkomitmen untuk membangun Palapa  Ring, seperti jalan tol maka akan menyatukan negara kita dari Sabang Merauke.

Konektivitas harus dimanfaatkan untuk meningkatkan  kesejahteraan,  untuk memperkuat dan memperbaiki pendidikan,  memperkuat perdagangan,  untuk membawa produk UMKM ke jaringan nasional bahkan sampai ke global. Untuk memperkuat industri supaya bisa berkompetisi dan kompetitif.

Jokowi juga mengingatkan bahwa teknologi ini tidak boleh disalah gunakan. Tidak dipakai untuk ujaran kebencian, fitnah, hoaks dan fake news. saling menjelekkan dan mencela di media sosial, termasuk mencegah kejahatan cyber dan lainnya.

 

Menghadirkan Rasa Adil

Diharapkan mampu menghadirkan rasa  adil di seluruh bangsa, dari Sabang sampai  merauke. Untuk terkonek dengan sangat cepat. Seperti Palapa Ring barat, tengah, maka juga ke timur, akan meningkatkan kesejahteraan masy di Papua, Malku dan NTT. bg seluruh aparatur pemerintah agar memanfaatkan utk mempercepat birokrasi yg efisien dan melayani publik.  Gunakan internet secara bijak, konektivitas  utk kebaikan bersama, kerukunan, kesejahteraan sebuah bangsa, 514 kabupaten dan kota di selluruh indonesia

Dilanjutkan dengan  video conference dengan para wakil dari 5 provinsi. Mereka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerinta dan harapan-harapan akan kemajuan di wilayahnya.

Wakil dari Penajam Paser, Kalimantan,  menyampaikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar,  sangat penuh dengan kekayaan dan dengan  persaudaraan. Melalui teknologi ini telah diwakafkan untuk menyatukan bangsa ini dari Sabang sampai Merauke. Akan menciptakan tinta emas, membuat peradaban baru untuk bangsa ini. Agar menjadi kekuatan baru. Walau masih banyak yang perlu dibenahi, tapi dengan membangun tol langit di era digital ini maka kesatuan dan persatuan  dapat semakin terjaga.

 

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.