Menpar Optimis Bandara YIA Dongkrak Kunjungan Wisman ke Borobodur

(Beritadaerah – Yogyakarta) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) ‘Meraih 1 Juta Wisman ke Borobudur melalui Pengembangan Aksesibilitas Bandara Yogyakarta International Airport (YIA)’ di Terminal Bandara YIA, Yogyakarta, Rabu (18/9). Hadir juga dalam FGD ini, Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi, Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo, perwakilan Pemprov DIY, Pemprov Jawa Tengah, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Airnav, Ketua ASITA DIY, serta Ketua PHRI DIY. Dan perwakilan dari perusahaan maskapai penerbangan seperti AirAsia, Lion Air Group, dan Garuda Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Menpar menjelaskan, target 1 juta wisatawan tersebut baru setengah yang ditargetkan Kementerian Pariwisata sebesar 2 juta wisatawan mancanegara (wisman). Kedepan, Menpar mengharapkan bahwa Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA) mampu mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke destinasi super prioritas Borobudur hingga mencapai satu juta orang.

“Target 1 juta wisman ini gampang, karena demand ke Yogyakarta dan Borobudur yang sudah sangat tinggi. Sebagai gambaran, Bandara Adi Sucipto Jogja memiliki kapasitas 1,8 juta penumpang pertahun, namun saat ini melayani lebih dari 8,4 juta penumpang,” kata Menpar dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu (18/9).

Dalam kurun waktu lima tahun terakhi, pergerakan pesawat di Indonesia terus tumbuh positif dengan rata-rata 6,45 persen. Sebanyak 85 ribu pergerakan pesawat dilayani Bandara Adisutjipto pada 2018 lalu.

Menpar Arief juga berharap kehadiran YIA setelah rampung 100 persen, akan menjadi satu-satunya bandara di Indonesia yang tidak memiliki pembatasan dalam lapangan atau restriksi karena dapat didarati pesawat terberat dan terbesar. Sehingga bisa menerima penerbangan “long haul” dengan pesawat paling besar.

Bandara YIA nantinya bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 atau Airbus 380 dengan kapasitas penuh. PCN atau lapisan landasan untuk landing dan take off lebih kuat dari Bandara Soekarno Hatta. Panjang landasannya juga sudah 3.250 meter dengan lebar 50 meter, lebih panjang dari Bandara Ngurah Rai Bali.

Khusus untuk Bandara YIA, Kemenpar akan mengalokasikan anggaran sebesar 5 juta miliar dolar AS, bagi pengembangan pemasaran pariwisata, dengan perhitungan target sebesar jumlah 1 juta wisman dikalikan biaya promosi per wisman 5 dolar AS, sehingga totalnya 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 70 miliar.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.