Ilustrasi: Gunung Papandayan, Garut, tampak dari desa Cibereum (Photo: Iin Caratri/BD)

Garut Punya Segudang Potensi Wisata

(Beritadaerah – Nasional) Kabupaten Garut – Jawa Barat memiliki kekayaan potensi wisata yang sangat potensil, baik wisata alam, budaya maupun kuliner. Bupati Garut Rudy Gunawan dalam berbagai kesempatan menyebut wilayahnya memiliki sejumlah keunggulan potensi wisata.

 Sejumlah keunggulan itu disampaikan Bupati Garut saat mendampingi Menpar Arief Yahya membuka Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang di objek wisata Situ Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (2/9) mengatakan pariwisata Garut sudah didukung oleh unsur 3A yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas yang memadai.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan keinginannya untuk menjadikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Beberapa diantaranya adalah Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang, yang menyajikan berbagai atraksi menarik antara lain Helaran Seni Rudat, Prosesi Adat Kampung Pulo, Rampak Kohkol, Rampak Kendang, Arumba, serta lawak dan pertunjukkan musik milenial.

Bermacam  kuliner khas Garut seperti Nasi Liwet Domba Garut, Baroyot dan Gayodot, dapat Anda jumpai, serta sajian Kopi Garut yang memiliki rasa khas dan disukai kaum milenial. Sajian kuliner tersebut disajikan oleh masyarakat sekitar destinasi Situ Cangkuang.

“Untuk atraksi alam, Garut sejak lama dikenal sebagai Swiss van Java dengan pemandangan Gunung Papandayan,” ujar Bupati Garut Rudy Gunawan.

Garut juga memiliki Pantai Santolo, Pemandian Air Panas Cipanas, Puncak Darajat Pass, Kampung Sampireun, Kawah Talaga Bodas, Kawah Kamojang, Curug Sang Hyang Taraje, serta Pantai Rancabuaya.

Dari sisi seni budaya, Garut juga terkenal dengan seni budaya antara lain Kesenian Adu Domba, Dodombaan, Badeng, Surak Ibra, Raja Dogar, serta peninggalan sejarah Candi Cangkuang.

Untuk memperkuat aksesibilitas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) pada Januari 2019 lalu telah mengaktifkan KA Pangandaran jalur Gambir-Banjar melewati stasiun Nagreg dan Cibatu – Garut.

Sedangkan aksesibilitas melalui jalan darat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Garut sudah diperbaiki dan hanya memakan waktu perjalanan sekitar 2 jam, sedangkan dari Bandara Wiriadinata Tasikmalaya ke Garut hanya perlu waktu tempuh 1 jam.

Sementara untuk fasilitas amenitas Garut memiliki tujuh tempat penginapan instagramable yang menggabungkan floating cottage dengan suasana pegunungan dan pemandangan alam, misalnya Kampung Sumber Alam, Cipanas, Kampung Sampireun Resort & Spa, Kamojang Green Hotel & Resort, Sabda Alam Hotel & Resort, Danau Dariza Hotel & Resort, Bukit Alamanda Resort & Resto, dan Tirtagangga Hotel.

Inilah kekayaan Kabupaten Garut yang merupakan modal pemerintah kota untuk menjadikannya lokasi wisata nasional bahkan dunia.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.