Dalam Rangka Memacu Daya Saing IKM, Kemenperin Gelar IGDS 2019

(Beritadaerah – Jakarta) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan kembali menggelar Indonesia Good Design Selection (IGDS) Award 2019, yakni ajang penghargaan tertinggi dalam bidang desain industri dan desain produk di Tanah Air.

Upaya ini dilakukan dalam rangka memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM), termasuk di dalamnya peningkatan inovasi dan kreasi desain produk. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa (27/8).

Pelaksanaan IGDS Award 2019 merupakan penyelenggaraan yang ke-16 kali dan menjadikannya sebagai bentuk penghargaan dalam bidang desain industri atau desain produk nasional tertua dan terbesar di Tanah Air. Kemenperin telah menggelar IGDS sejak tahun 2001 dan sempat menyelenggarakan dua tahun sekali selama periode 2012-2016. Kompetisi ini sudah dibuka sejak 23 Juli 2019 dan akan ditutup pada 15 September 2019.

“Penyelenggaraan IGDS bertujuan mengapresiasi para perusahaan, pelaku industri maupun desainer yang telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas produk industri nasional, serta turut meningkatkan nilai kompetitif produk dari inovasi desain produk yang dilakukannya,” kata Gati Wibawaningsih yang dikutip laman Kemenperin, Selasa (27/8).

Kemenperin dengan aktif mengenalkan gelaran IGDS Award 2019 tersebut dengan melakukan kegiatan sosialisasi di beberapa daerah yakni Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Bali dan nantinya di Jakarta. Acara sosialisasi yang bertajuk Indonesian Design Goes Global tersebut dikemas dengan konsep milenial dan sesi diskusi santai.

Dalam acara sosialisasi yang berlangsung di Bali pada hari Sabtu (24/8), Dirjen IKMA Gati menjelaskan, alasan Bali dipilih sebagai salah satu kota yang disambangi, karena melihat potensi Pulau Dewata yang dipenuhi oleh insan kreatif dengan berbagai produknya yang bernilai seni tinggi.

Menurutnya, upaya mendorong daya saing sektor industri kreatif, diyakini memberikan efek yang luas. Selain meningkatkan jumlah wirausaha baru, diharapkan juga akan berperan penting dalam meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, hingga Agustus 2018, jumlah IKM di Bali mencapai 15.134 unit usaha. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun 2017 sebanyak 14.922 unit usaha.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.