Ilustrasi : Pembangkit Listrik Gas Uap di Kabupaten Pasuruan (Foto : ESDM)

Pemerintah Berkomitmen Menjalankan Mega Proyek 35.000 MW

(Beritadaerah – Jakarta) Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan program mega proyek pembangkit listrik 35.000 MW pada tahun Mei 2015. Program 35.000 Mega Watt (MW) merupakan program peningkatan kapasitas pembangkit yang akan diselesaikan sampai 2026 guna memenuhi konsumsi listrik nasional.

Dalam kunjungan kerjanya ke PLTU Grati Pasuruan, Jumat (27/7), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan komitmen Pemerintah dalam menjalankan mega proyek 35.000 Mega Watt (MW). Dalam pelaksanaannya, Pemerintah juga mempertimbangkan perkembangan program strategis tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Kita terus minta program 35.000 MW tetap jalan, tapi kecepatannya berdasarkan kebutuhan daripada masyarakat dan dunia usaha. Yang penting itu masyarakat bisa mendapat layanan listrik dari Sabang – Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” kata Jonan yang dikutip laman ESDM, Selasa (30/7).

Lebih lanjut, Jonan mengutarakan latar belakang diluncurkannya program yang dicanangkan pertama kali pada Mei 2015 adalah untuk memperluas akses listrik kepada masyarakat (accessibility). Tujuan inilah yang menjadi fokus utama Pemerintah.

“Coba bandingkan yang penting pembangkitnya apa jumlah masyarakat yang mendapatkan listrik? Kalau rakyatnya dulu, rasio elektrifikasi saat ini saja mungkin sudah 98,9%. Mudah-mudahan sampai akhir tahun sudah 99,3%,” tegas Jonan.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Djoko Abumanan menyampaikan rinci, program 35.000 MW terdiri dari 25.000 MW milik Independent Power Producer (IPP) dan 10.000 MW yang dibangun PLN. Dari 10.000 MW yang dibangun oleh PLN, 5.000 MW sudah masuk tahapan kontrak.

Untul di Jawa, lanjut Djoko, pembangkit yang dimiliki oleh PLN sudah terselesaikan semua kontraknya. Sementara pembangkit milik IPP dengan skala besar mulai masuk pada September mendatang, Seperti PLTU Jawa 8 Cilacap dan Jawa 7 Bojonegoro dengan  kapasitas 1.000 MW.

Handi Fu/Journalist/BD 
Editor: Handi Fu

 

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.