Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri menerima delegasi pimpinan SoftBank, Jepang, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19 Juli). (Foto: Humas Setkab)

Bertemu Presiden, Konglomerasi SoftBank Tambah Investasi 3 Miliar Dolar

(Beritadaerah – Ekonomi) Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri menerima delegasi SoftBank, sebuah konglomerasi yang berpusat di Tokyo, Jepang, yang dipimpin oleh CEOnya Masayoshi Son, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/7) pagi.

Mendampingi Presiden Jokowi saat menerima delegasi SoftBank itu Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Usai pertemuan, kepada wartawan Masayoshi menjelaskan, SoftBank sudah berinvestasi di Indonesia sebesar 2 miliar dollar AS, dan berencana akan menambah lagi untuk investasi baru sebanyak 2 miliar dollar AS. Investasi tambahan sebesar 2 miliar dollar AS itu akan diberikan kepada Grab, salah satunya untuk pembangunan kantor pusat Grab di Indonesia, dan beberapa perusahaan lain.

“Kami akan membuat kantor pusat Grab di Indonesia, dan juga berinvestasi 2 miliar dollar AS melalu Grab. Tetapi kita akan berinvestasi lebih banyak ke Indonesia,” jelas Masayoshi.

Selain itu, SoftBank juga berencana untuk lebih banyak berinvestasi di unicorn, dan juga berambisi untuk menciptakan lebih banyak unicorn di Indonesia. Fokusnya adalah mengembangkan artificial intelegence (AI) seperti Tokopedia.  “Tokopedia sudah 1% dari PDB Indonesia dan semakin banyak perdagangan elektronik berarti lebih baik bagi perekonomian dan kami menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” jelas Masayoshi.

Sementara Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan yang mendampingi Presiden pada pembahasan rencana ini, menjelaskan, SoftBank sudah berinvestasi 2 miliar dollar AS, yang akan ditambah 2 miliar dollar AS, dan kemungkinan akan menambah 1 miliar dollar AS lagi.  “Jadi mungkin 5 miliar dollar AS dalam waktu 3 tahun ke depan,” terang Luhut.

Menurut Luhut, SoftBank ingin lebih banyak lagi berinvestasi di Indonesia, terutama hal-hal yang terkait listrik, seperti baterai lithium dan beberapa platform lain untuk infrastruktur mobil listrik. “Beliau juga memberikan minat untuk berinvestasi dalam energi terbarukan seperti angin matahari, biotermal,” sambung Luhut. CEO SoftBank Masayoshi Son mengatakan bahwa pihaknya tertarik untuk berinvestasi di bidang kendaraan listrik, baterai dan sistem pengisian.

Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menegaskan, bahwa ekosistem itu yang akan dibangun, mulai dari pembangunan litium baterainya sampai sepeda motornya, busnya, sampai kepada electric vehicle nya, sampai juga kepada station chargingnya itu. “Jadi ekosistem itu semua,” ujarnya.

Untuk tahap awal, menurut Luhut, Jakarta akan dijadikan pilot project, dan ditargetkan dalam 3 (tiga) tahun ekosistem ini harus selesai.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani