Ilustrasi : Wisatawan Menikmati Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara (Photo: Jerry Watulangkouw/BD)

Festival Bunaken Siap Digelar 17-20 Juli 2019

(Beritadaerah – Info Daerah) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw siap menghelat pagelaran besar Festival Bunaken yang akan berlangsung di Kota Manado pada 17-20 Juli 2019.

Event pariwisata berkelas internasional ini telah dipilih Kementerian Pariwisata RI menjadi salah satu dari 100 Wonderful of Event 2019.

Festival Bunaken akan menampilkan serangkaian kompetisi perahu tradisional yang dihiasi ornament warna-warni, karnaval budaya, musik tradisional ‘Kolintang’, musik tradisional ‘Maengket’, pertunjukan tari tradisional ‘Maengket’ serta kompetisi tarian modern dan kontemporer.

Akan ditampilkan juga pesta barbeque seafood pedas, permainan rakyat tradisional yang menyenangkan, petualangan snorkeling, kontes kecantikan Miss dan Mr. Bunaken, dan pertunjukan seni dan musik yang sudah dipersiapkan dengan baik. Juga liveaboard Bunaken Sail trip, kompetisi Underwater Photography dan triathlon

Festival Bunaken diharapkan menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulut untuk menyaksikan beragam kegiatan yang menarik dalam event tersebut. Selain itu, Festival Bunaken juga akan diisi dengan kompetisi memancing, dan coastal cleanup atau bersih-bersih pantai dan bawah laut.

Pada puncak acara, akan diumuman hasil kompetisi dan penyerahan hadiah, karnaval budaya, pertunjukan musik dan acara penutupan.

Sebagai catatan, sektor pariwisata Sulut memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 6 kali lipat atau 600 persen dalam 4 tahun terakhir. Bahkan, Sulut mendapat penghargaan The Rising Destination Of The Year 2019 oleh Kemenpar RI.

Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulut, utamanya ke Manado pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120.000.

Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara dari sekitar 2 juta meningkat dua kali lipatnya atau 200 persen menjadi 4 juta wisnus.

Agus Purba/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani