Presiden Jokowi meninjau progres pembangunan runway ketiga Bandara Soetta, Jumat (21 Juni). (Foto: Setpres)

Presiden Jokowi: ‘Runway’ Ketiga Bandara Soekarno Hatta Dioperasikan Juli, Kapasitas Naik 50%

(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hari ini Jumat (21/6) berulang tahun ke-58,  tetap mengisi hari dengan bekerja. Didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Presiden Jokowi secara mendadak meninjau progress pembangunan landasan pacu atau runway ketiga Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

“Kita  lihat ini sudah runway ketiga di Soekarno Hatta, ini sudah selesai 86 persen. Kita harapkan akhir bulan ini sudah 100 persen, dan langsung akan dioperasionalkan secepat-cepatnya. Mungkin Juli lah sudah dioperasionalkan,” kata Presiden Jokowi.

Dengan beroperasinya runway ketiga Bandara Soekarno Hatta nanti, maka kita akan memiliki 120 pergerakan pesawat setiap jam. Volume pergerakan naik 50 persen dibanding saat ini yang masih 81 pergerakan. Dengan demikian, maka permintaan-permintaan dari maskapai negara lain yang sudah antri, seperti Qatar, Saudi Arabia, India, Singapura, Malaysia, China, Jepang, yang semuanya ingin masuk tapi sudah penuh slotnya, sekarang bisa diberikan  tambahan untuk masuk ke Soekarno-Hatta lagi.

“Kita harapkan tidak seperti yang kemarin-kemarin, mau turun muter dulu setengah jam, sudah nggak ada setelah ini rampung. Insyaallah sudah nggak ada. Artinya, tambahan kapasitas yang besar ini ya langsung ketutup karena ngantrinya sudah lama sekali,” sambung Presiden.

Selanjutnya Pemerintah akan melakukan penambahan kapasitas lagi untuk terminal. Presiden sudah dua tahun yang lalu memerintahkan kepada Menteri Perhubungan dan Dirut PT Angkasa Pura II untuk menyiapkan lagi perencanaan terminal yang keempat.

“Ini sudah mulai gambar-gambar, desain sudah. Kita harapkan nanti di 2021 terminal yang keempat juga sudah di bangun lagi. Tiga tahun rampung. Sehingga total nantinya kita harapkan di sini bisa menampung 110 juta penumpang dengan plus terminal ke empat,” ucap Presiden Jokowi.

Pertumbuhan penerbangan Indonesia termasuk cepat, jadi harus diimbangi dengan kecepatan pembangunan runway, dan pembangunan terminal. “Ini yang kita nggak mau itu. Infrastruktur harus mendahului dari pertumbuhan yang ada,” ujar Presiden Jokowi.

Sementara terkait infrastruktur pendukung menuju terminal di Bandara Soekarno Hatta, menurut Presiden Jokowi, sekarang sudah ada kereta bandara. Bisa saja nanti pakai LRT sampai ke bandara, atau kereta cepat yang sudah ada diteruskan sampai ke bandara Soekarno-Hatta.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

 

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.