Ilustrasi: PLBN Skouw, Jayapura, Papua (Photo: Setkab)

Cegah Masuknya Produk Ilegal, BPOM Tingkatkan Pengawasan di Perbatasan Timur Indonesia

(Beritadaerah – Info Daerah) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan upaya dengan meningkatkan pengawasan obat di perbatasan wilayah Timur Indonesia, mengingat wilayah perbatasan berpotensi menjadi pintu masuk produk ilegal yang tidak terjamin keamanan, khasiat/manfaat dan mutunya.

Kepala Badan POM RI Penny K Lukito, melalui keterangan pers hari Kamis (20/6), mengatakan bahwa wilayah perbatasan ini menjadi perhatian khusus Badan POM dan pihaknya melakukan penguatan kemitraan dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk kerja sama dengan mitra negara tetangga yaitu Papua Nugini.

“Hal ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran Pemerintah RI melalui Badan POM, dalam mendukung Program Nawacita Kabinet Kerja untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Penny.

Melalui kerjasama dengan para pemangku kebijakan dari berbagai lintas sektor baik dari dalam dan luar negeri, upaya peningkatan ini diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan kerja sama wilayah Timur di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, yang dirangkai dalam program Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) Badan POM untuk Papua Nugini.

Melalui program ini, Badan POM melakukan eksplorasi potensi kerja sama dan kemitraan di bidang pengawasan dan peningkatan daya saing produk obat sekaligus melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Badan POM di wilayah Indonesia Timur dan perbatasan. Bentuk kegiatannya adalah workshop teknis diplomasi, keprotokolan serta etika pergaulan internasional yang diikuti Kepala Balai Besar/Balai POM dan Kantor Badan POM di wilayah timur.

Badan POM juga menggandeng otoritas regulator obat Papua Nugini sebagai salah satu mitra strategis Indonesia di Kawasan Pasifik. Kualitas kesehatan masyarakat Papua Nugini menjadi aspek penting yang tidak luput dari perhatian Pemerintah Indonesia.

“Melalui kegiatan KSS, Badan POM ingin berkontribusi dalam memperkuat sistem pengawasan obat di Papua Nugini melalui bantuan pengembangan kapasitas pengawasan obat bagi regulator Papua Nugini,” kata Penny.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.