Event Gowes Wisata di Kuningan Mampu Menarik 138 Klub Sepeda

(Beritadaerah – Kuningan) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung upaya dari setiap daerah dalam menggelar event wisata, salah satunya yang diadakan oleh Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Event “Gowes Wisata” atau bersepeda santai mengelilingi Waduk Darma Kuningan dan Festival Angklung yang dilaksanakan oleh Kabupaten Kuningan, diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata.

Peserta Gowes Wisata diikuti oleh 6000 peserta terdiri dari 138 klub sepeda di Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Rute ajang sepeda santai tersebut merupakan jalur lintasan yang digunakan untuk kompetisi sepeda internasional Tour de Linggarjati (TDL) Kuningan dengan jarak tempuh 15 km.

Hadir dalam event ini Bupati Kuningan Acep Purnama, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Kemenpar Anang Sutono dan beberapa undangan lainnya. Dalam acara ini Anang Sutono mengatakan Jalur Gowes Wisata (start dan finish) berada di objek wisata Waduk Darma adalah upaya mempromosikan pariwisata untuk Kabupaten Kuningan.

“Selama gowes, para peserta melintasi desa-desa wisata dan bisa menikmati pemandangan alam di sekitar Waduk Darma Kuningan,” kata Anang dalam siaran persnya yang diterima oleh Beritadaerah.co.id, Minggu malam (28/4).

Event Gowes Wisata ini juga menampilkan festival alat musik khas Jawa Barat yakni angklung, dimana para pesertanya dari berbagai sanggar, komunitas, dan pelajar daerah Jawa Barat. Sejumlah penampil juga mempertunjukan kolaborasi apik diantaranya JEI angklung, Rita Tila, Angklung Orcestra SMAN 3 Kuningan dan D’Calungs. Tak kalah menarik, yaitu pertunjukan Angklung Internasional How to Play dari 5 negara yaitu Madagaskar, Ukraina, Uzbekistan, Jepang, dan Filipina.

Sementara itu Bupati Kuningan Acep Purnama, mengatakan bahwa Kuningan akan mempersiapkan pertunjukan angklung kelas dunia dan juga mendorong para pelajar untuk bisa memainkan alat musik khas Jawa Barat, termasuk angklung.

Sebagai destinasi wisata, Kabupaten Kuningan akan dikembangkan dalam koridor pariwisata berbasis alam dipadukan dengan daya tarik kesenian daerah. Selain angklung, alat musik khas yang ada di Kuningan yakni calung. Pemerintah Kabupaten Kuningan saat ini sedang mendesain pementasan calung akbar yang akan dimainkan oleh remaja putri.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kabupaten Kuningan meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2016 ada 3,066,134 kunjungan wisnus dan 242 kunjungan wisman, sedangkan pada tahun 2017 ada 3,124,623 kunjungan wisnus dan 325 kunjungan wisman.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.