Kapal Tol Laut KM. Kendhaga Nusantara 11, Sarana Konektivitas Indonesia Timur (Photo Dok. Kominfo)

Kapal Tol Laut KM. Kendhaga Nusantara 11, Sarana Konektivitas Indonesia Timur

(Beritadaerah – Nasional) Kapal Tol Laut KM. Kendhaga Nusantara 11 hasil buatan galangan kapal PT. Industri Kapal Indonesia (PT. IKI) Makassar, Rabu (3/4) telah resmi dilepas dari galangan kapal menuju ke pelabuhan pangkal Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur. KM Kendhaga Nusantara 11 dipersiapkan untuk mendukung optimalisasi konektivitas di wilayah Indonesia bagian timur.

“Rencananya kapal ini akan tiba di pelabuhan pangkal Kupang pada Jumat (5/4) nanti untuk melayani kegiatan tol laut pada trayek T-13 dari Tenau-Rote-Sabu-Lamakera-Tenau, dan trayek T-14 yakni Tenau-Lewoleba-Tabilota-Larantuka-Marapokot-Tenau yang menghubungkan dengan trayek H-3,” jelas Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Budi Mantoro.

IKI Makassar , menurut keterangan Budi, telah membangun dua unit kapal (sister ship), yaitu KM Kendhaga Nusantara 2 dan KM. Kendhaga Nusantara 11, di mana KM Kendhaga Nusantara 2 telah lebih dulu dilepas ke pelabuhan pangkal Teluk Bayur untuk memberikan pelayanan tol laut kepada masyarakat di wilayah barat Indonesia.

Dengan adanya kapal tol laut KM. Kendhaga Nusantara 11 yang berkapasitas 100 Teus ini diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di wilayah NTT, karena moda kapal laut memiliki keunggulan mampu memuat muatan jauh lebih banyak dibanding dengan moda transportasi lainnya.

“Kami juga berharap, kapal ini mampu menjadi sarana bagi masyarakat wilayah NTT dan sekitarnya untuk memanfaatkannya dalam mengirim barang kebutuhan masyarakat, kebutuhan pokok penting, hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM), hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil perikanan, hasil perindustrian, dan hasil pertambangan,” jelas Budi.

Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan muatan balik, termasuk muatan hasil perikanan yang sekarang sudah bisa diangkut sebagai muatan balik dengan reefer container.

Emy T/Journalist/BD
Editor : Emy Trimahanani