Kunker Sentani, Presiden Tunggu Pembebasan Tanah Untuk Relokasi Rumah

(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Ibu Negara Iriana tiba Bandar Udara (Bandara) Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Senin (1/4) sekitar pukul 13.15 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Setibanya di Bandara Sentani, Presiden Jokowi mendengarkan paparan terkait penanganan kondisi terkini banjir bandang di wilayah Sentani , beberapa waktu lalu, yang disampaikan oleh Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Penandatanganan MoU tersebut melibatkan berbagai pihak di antaranya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta instansi terkait lainnya.

Tinjau Korban Banjir Bandang Sentani

Usai mendengarkan paparan dan menyaksikan penandatanganan MoU pemulihan pasca bencana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi warga korban banjir bandang Sentani yang terjadi beberapa waktu lalu, di Posko Pengungsian GOR (Gedung Olahraga) Toware, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (1/4).

Kepada wartawan Presiden menyampaikan persetujuannya jika korban banjir direlokasikan ke tempat yang lebih aman, karena daerah yang sebelumnya mereka tempati merupakan daerah yang rawan bencana.

“Relokasinya akan segera ditetapkan oleh gubernur dan bupati. Kalau sudah tempatnya nanti dibebaskan dan sudah ditetapkan baru kita akan masuk nanti untuk pembangunan rumahnya ya. Kira-kira itu,” kata Presiden seraya menambahkan, dirinya ingin agar secepatnya ada penetapan lokasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian di mana dan segera rumah-rumah itu akan segera dibangun ya.

Dalam dialog dengan sejumlah pengungsi, menurut Presiden Jokowi, mereka menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan kepastian rumahnya di mana, karena rumah mereka sebelumnya sudah habis disapu banjir bandang.

“Kita mau membangun kalau membangun di tempat yang lama tidak mungkin, memungkinkan karena akan terjadi bencana lagi, berulang lagi sehingga di lokasi di tempat yang dipastikan aman dari bencana,” ujar Presiden.

Namun sejauh ini diakui Presiden jika lokasi tanah untuk relokasi itu belum ketemu. Kalau sudah ketemu dan dibebaskan oleh gubernur dan bupati, baru akan dilakukan pembangunan secara cepat.

Saat ditanya mengenai estimasi waktunya, Presiden Jokowi meminta wartawan menanyakannya kepada Gubernur. “Tanya ke Gubernur tanahnya kapan, baru tanya ke kita (pemerintah pusat, red) kapan membangunnya. Begitu tanah ada, langsung hari itu juga kita bangun,” ucapnya.

Sementara itu Gubernur Papua Lukas Enembe mangatakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sudah mengirim tim untuk meninjau lokasi tanah yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi. Saat ini, tim sedang melakukan negosiasi dengan pemilik tanah.

“Kalau dia sudah dapat tempatnya pasti kita akan kita bebaskan kemudian kita akan membangunnya. Tim sedang cari, mereka sudah dapat. Jadi pasti kami bebaskan,” kata Lukas.

Gubernur Papua itu berharap agar bisa mendapatkan lokasi tanah yang akan digunakan untuk relokasi itu di sepanjang jalan Jayapura menuju Wamena.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Source : setkab

About Agustinus Purba

Agustinus Purba is an Editor of beritadaerah.co.id and Partner in Business Advisory Services of Vibiz Consulting. He also working as Trainer at LEPMIDA. Moreover, he also experienced as Content Creator at marketing field through social media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.