Photo Courtesy : TKN

Kampanye Terbuka Jokowi Sulbar, “Apa Karewa?”

(Beritadaerah – Pilpres 2019) Sesudah dari Balikpapan, Jokowi, Iriana dan team meluncur ke Mamuju Sulawesi Barat. Masyarakat telah menanti, mereka mendukung Jokowi yang pada tahun 2014 mendapatkan kemenangan tebal di Mamuju. Beberapa wawancara yang dilakukan dengan masyarakat meyakini bahwa tahun 2019 akan menang, dan masyarakat antusias memperjuangkannya.

Dalam orasi politiknya calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, mengatakan bahwa Mamuju adalah Indonesia kecil, hidup dalam keragaman namun tetap menjadi satu dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Jokowi menyapa warga Mamuju “Apa Karewa?Baek?Baek?” sebuah salam bagian dari salam yang berbeda-beda dari daerah lain di Indonesia. Jokowi menekankan sudah menjadi Sunnatullah atau ketetapan Tuhan Indonesia memiliki keragaman tapi Jokowi mengajak masyarakat tetap bersatu, menjaga kehidupan dalam keragaman. “Jangan sampai bermusuhan karena pilpres!” himbaunya.

Jokowi menjanjikan Jalan Mamuju – Toraja masih kurang lima puluh kilometer lagi namun akan segera diselesaikan. Jalan arteri Mamuju menuju bandara, pelabuhan laut masih kurangan tigapuluh kilometer, perlu dibangun, akan dibangun secepatnya. Pelabuhan Belang-Belang Mamuju telah mulai beroperasi dan membuat lalu lintas barang dan manusia lebih cepat.

Lima tahun kedepan program Jokowi akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia, karena itu Jokowi menyampaikan kartu yang akan diluncurkan untuk masa lima tahun ke depan. Jokowi merasakan apa artinya susah hidup, semasa kecil dia takut kalau tidak sekolah, yang menjamin semua anak bisa sekolah. Masa yang akan datang, Kartu Indonesia Pintara akan ditambahkan dengan KIP kuliah dalam negeri dan luar negeri, karena dia ingin semua bisa sekolah.

Kartu pra kerja diperuntukan lulusan SMA, perguruan tinggi, berguna untuk pelatihan-pelatihan yang dibiayai pemerintah, agar kualitas tenaga kerja meningkat, baik di dalam maupun luar negri dan juga ada insentif honor bila belum bekerja. Jokowi menyampaikan tahun 2014 Mamuju menang 74 persen, tahun 2019 dia menharapka akan meningkat 80-90 persen, dia mengingatkan bahwa di masyarakat banyak kabar bohong, perlu diluruskan. Misalnya bila Jokowi menang Adzan akan dilarang, perkawinan sejenis akan dilegalkan, harus dilawan.

Jokowi menghimbau yang terakhir bahwa tanggal 17 April ajaklah keluarga, tetangga, kawan siapa saja berbondong-bondong ke TPS menggunakan hak pilihnya. Jokowi mengajak masyarakat ke TPS menggunakan baju putih karena yang dicoblos bajunya warna putih. Akhir kampanye terbuka di Mamuju ini, diakhiri dengan simulasi pencoblosan yang dilakukan Jokowi didampingi sang istri Iriana.

About Fadjar Dewanto

Partner in Business Advisory Vibiz Consulting, Advisor LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah) who is active as editor and a columnist on Vibiz Media Network and especially on Leadership update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.