BPS : Oktober 2018 Inflasi Sebesar 0,28 Persen

(Beritadaerah – Nasional) Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi pada bulan Oktober 2019 di Kantor BPS, Jakarta. Pada Oktober 2018 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,20. Dari 82 kota IHK, 66 kota mengalami inflasi dan 16 kota mengalami deflasi, hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Suhariyanto yang dikutip laman bps.go.id, Rabu (1/11).

Inflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 2,27 persen dengan IHK sebesar 138,46 dan terendah terjadi di Cilegon sebesar 0,01 persen dengan IHK 140,32. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Bengkulu sebesar 0,74 persen dengan IHK sebesar 141,73 dan terendah terjadi di Tangerang sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 141,63.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,15 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,27 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,42 persen; kelompok sandang sebesar 0,54 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,09 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,26 persen.

Komponen inti pada Oktober 2018 mengalami inflasi sebesar 0,29 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Oktober) 2018 sebesar 2,67 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Oktober 2018 terhadap Oktober 2017) sebesar 2,94 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Oktober 2018, antara lain: cabai merah, bensin, tarif sewa rumah, beras, jeruk, nasi dengan lauk, rokok kretek filter, besi beton, tarif kontrak rumah, semen, upah pembantu rumah tangga, emas perhiasan, dan tarif jalan tol. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga, antara lain: telur ayam ras, tarif angkutan udara, bawang merah, daging ayam ras, kentang, melon, dan minyak goreng.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Oktober) 2018 sebesar 2,22 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2018 terhadap Oktober 2017) sebesar 3,16 persen.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Nanie
Image : Beritadaerah.co.id