(Beritadaerah – Nasional) Kebijakan terkait penetapan wilayah Konservasi sebanyak 20 juta hektar yang telah dilakukan oleh pemerintah berpotensi meningkatkan produksi perikanan hingga dua kali lipat.

“Bisa sampai 200 persen hasil ikan yang akan didapatkan nelayan,” ujar Ketua Non Government Organisation (NGO) Conservation International Indonesia – Ketut Sarjana Putra di forum Our Ocean Conference (OOC) 2018, Selasa (30/10).

Menurut dia, dengan menetapkan wilayah konservasi seluas di atas berarti pemerintah membantu nelayan menjaga rumah ikan. Sehingga ekosistem keberlanjutan perikanan di wilayah konservasi akan tetap terjaga. “Kalau rumahnya ada, berarti ikan dapat berkembang biak,” katanya.

Ketut Sarjana menambahkan, dalam tiga tahun kawasan wilayah konservasi dapat menghasilkan dua kali lipat perikanan diwilayah terkait. Asalkan, dibarengi dengan pengelolaan desain wilayah konservasi yang komprehensif. Artinya, di wilayah tersebut harus didesain sesuai dengan kondisi nyata perikanan di setiap wilayah konservasi. Pengelolaan tata ruang yang tepat, sesuai dengan kebutuhan seperti dimana tempat ikan makan, rumah ikan, ikan berkembang biak, dan wilayah penangkapan ikan harus ditata dengan baik.

Nanie/Journalist/BD
Editor : Nanie
Source: Kominfo

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.