(Beritadaerah – Nasional) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya terus mendorong masyarakat khususnya anak muda terjun ke dunia pariwisata. “Di dalam pariwisata, ada ekonomi kreatif yang juga termasuk dalam sektor unggulan. Dan baru pertama kalinya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi unggulan. Inilah kabar baiknya bagi kalian semua,” ujar Mentri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan resmi terkait peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Sebelumnya saat paparannya di Ideafest 2018, Sabtu (27/10) yang dihadiri 2000 entrepreneur muda dari berbagai bidang, Menpar Arief Yahya mengapresiasi keseriusan anak muda saat ini dalam menyalurkan ide dan pemikiran kreatif mereka.

“Ini acara yang bagus. Karena dalam kegiatan ini para millenial akan menciptakan banyak hal baru, banyak terobosan. Mereka akan membuktikan kreativitas mereka. Dan inilah yang kita butuhkan. Generasi yang terus berinovasi,” kata Menpar Arief Yahya.

Dalam industri, khususnya pariwisata, kecepatan ditunjukkan dengan pertumbuhan, dan Kementerian Pariwisata sudah membuktikan itu. Kecepatan dalam melakukan inovasi berbuah pada pertumbuhan pariwisata terbesar di Asean, nomor 3 di Asia, dan peringkat 9 dunia. Kinerja ini berbuah hasil yang sangat positif. Sebab, Kementerian Pariwisata RI ditetapkan sebagai Kementerian Pariwisata terbaik di Asia Pasifik versi TTG Asia.

“Pak Presiden sudah menyampaikan jika pertumbuhan pariwisata Indonesia salah satu yang tertinggi. Dan itu diperkuat dengan laporan WTTC (The World Travel and Tourism Council) mengenai negara dengan pertumbuhan pariwisata terbesar. Dan, Indonesia ada di peringkat 9 dunia, nomor 3 Asia, dan nomor 1 di Asean. Atau di atas negara-negara di Asia Tenggara lainnya,” papar Menpar Arief Yahya.

”Anak muda kreatif inilah yang nantinya akan menggerakkan perekonomian bangsa. Tentunya dengan segala inovasi berbasisi teknologi yang mereka punya. Dan inovasi ini yang akan membuat Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain,” kata Menpar Arief Yahya.

“Kita harus terus bergerak. Terus melahirkan inovasi. Karena pada persaingan nanti, yang muncul bukan yang besar mengalahkan yang kecil. Tetapi, yang cepat akan mengalahkan yang lambat,” pungkas Menpar Arief Yahya.

 

Nanie/Journalist/BD
Editor : Nanie
Source: Kominfo

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.