(Beritadaerah – Nasional) Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menyatakan The World Conference on Creative Economy (WCCE) hadir untuk pertama kalinya dalam sejarah ekonomi kreatif di dunia, Indonesia tercatat pula sebagai penggagas pertama forum ini. Indonesia memang sudah sepantasnya menjadi pemimpin dunia dalam hal ekonomi kreatif.

“Ini penting guna memposisikan Indonesia bisa turut maju sebagai pioner ekonomi kreatif bersama negara-negara yang sudah labih dulu maju, serta membantu negara yang sedang berkembang dan tengah membidik sektor ekonomi kreatif,” kata Triawan.

Potensi ekonomi kreatif dunia yang sangat besar dan berpeluang menjadi sektor ekonomi utama baru yang sangat ramah lingkungan (green economy), namun masih banyak memiliki kekurangan mulai dari regulasi hingga ekosistemnya, juga menjadi alasan utama digelarnya konferensi ini.

“Dengan tema utama Inclusively Creative, selain membahas dua hal utama yakni regulasi dan ekosistemnya, potensi ekonomi berkelanjutan atau efek dari ekonomi kreatif juga akan dibahas dalam konferensi tingkat dunia ini,” tutur Triawan.

Digelarnya WCCE ini menurut Triawan Munaf, dengan anggaran yang tidak besar dipastikan multiplier effect-nya dengan prinsip keberlanjutan ekonomi (suistainable economy) bukan hanya bagi Indonesia kedepannya, tapi dunia akan mencatat berkat Indonesia ekonomi kreatif bisa menjadi kekuatan yang tak ada habisnya karena sangat ramah lingkungan.

“Setelah event Annual Meeting IMF-World Bank Group beberapa waktu lalu yang menuai banyak apresiasi di tengah kondisi ekonomi dunia yang bergejolak, Indonesia akan memastikan acara WCCE ini berjalan lancar menghasilkan bukan hanya branding ekonomi kreatifnya tapi regulasi hingga ekosistemnya makin jelas dan kokoh,” jelas Triawan.

Triawan juga menyampaikan Bekraf berkolaborasi bersama sejumlah stakeholder lain guna suksesnya pagelaran ini, terutama berkat kerja sama erat dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

WCCE akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh sedikitnya 1000 peserta dari dalam dan luar negeri, baik pejabat setingkat Menteri maupun CEO dunia usaha, akademisi, media dan pelaku ekonomi kreatif.

 

Nanie/Journalist/BD
Editor : Nanie
Source: Kominfo

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.